30 Maret 2017BKD & DIKLAT PAKPAK BHARAT GELAR UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DAN CALON KEPALA SEKOLAH DENGAN CAT SYSTEM

165 Kepala Sekolah dan calon Kepala Sekolah untuk jenjang TK, SD dan SMP se-Kabupaten Pakpak Bharat tampak antusias mengikuti Uji Kompetensi dengan menggunakan CAT (Computer Assisted Test) System di Balai Diklat Pakpak Bharat, Cikaok, Senin siang (27/03). “Dan mungkin kita Kabupaten/Kota di Sumatera Utara yang pertama menyelenggarakan seleksi dan uji kompetensi dengan CAT System berbasis daring yang terintegrasi dengan server di BKN”, sebut Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, yang menyaksikan langsung proses ini di ruang CAT System Balai Diklat dengan didampingi Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si, Ka. BKD, Sartono Padang, S.Sos dan Ka. Dinas Pendidikan, Mester Padang, S.Pd, MM.
“Saya berharap bahwa yang kita lakukan ini dapat menjadi model dan dicontoh oleh wilayah-wilayah lain yang akan menyelenggarakan seleksi dan uji kompetensi, baik itu untuk aparatur dan para pejabat, ataupun para pelajar yang akan mengikuti ujian akhir”, tambahnya sembari mengutarakan bahwa jaringan daring (online) Pakpak Bharat termasuk yang terbaik karena menggunakan teknologi FO (Fiber Optic) yang sangat minim gangguan dan berkualitas dari segi materi penghantar karena menggunakan unsur serat kaca daripada teknologi masa lalu yang masih menggunakan kabel tembaga ataupun gelombang udara.
Menurut Bupati Remigo, penyelenggaraan Uji Kompetensi dengan model seperti ini, tidak sekedar mematuhi perintah Undang-undang. “Dibanding dengan sistem LJK (Lembar Jawaban Komputer), CAT System lebih menjamin transparansi dan obyektivitas serta lebih akuntabel. Selain itu sistem terbaru ini mempercepat proses pemeriksaan dan pelaporan hasil ujian”, papar beliau saat ditanya alasan menggunakan sistem yang bersentuhan langsung dengan hardware dan software bagi para peserta.
Tampak sesekali Bupati Remigo beserta Sekda, Ka. BKD dan Ka. Disdik membantu Panitia dari pihak BKN Regional VI dan BKD menjelaskan kepada para calon Kepala Sekolah yang tampak kesulitan dan sedikit gagap dengan aplikasi ini. “Ingat waktu Bapak, Ibu. Jangan hanya berkutat pada meng-entry data pribadi. Masih ada soal-soal yang harus dikerjakan. Jangan gugup”, ucap beliau mencoba menenangkan para peserta ujian.
Sebelumnya di Aula Balai Diklat, secara resmi Bupati Remigo membuka pelaksanaan uji kompetensi ini. Secara khusus Bupati meminta kepada para peserta untuk membuat makalah tentang apa yang akan dilakukan jika terpilih jadi Kepala Sekolah. “Tidak usah panjang-panjang, tetapi realistis saja. Artinya ini seperti sebuah kontrak kerja yang ditandatangani atau SKP dalam versi yang berbeda”, ujarnya sambil menjelaskan aturan teknis penulisan makalah tersebut sesuai standar penulisan karya tulis di Indonesia.
Pihak BKN yang dipimpin Ka. Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian, Renyasari mengapresiasi Pemkab Pakpak Bharat yang sudah mengaplikasikan teknologi ini. “Model recruitment seleksi terbuka ini memang akan meminimalisir pola-pola lama yang dapat membuat kita lalai ke arah korupsi, kolusi dan nepotisme. Bangga melihat Kabupaten Pakpak Bharat yang tidak hanya Gedung Diklatnya yang megah, tetapi didukung oleh sarana dan prasarana yang modern serta benar-benar diterapkan dalam prosesnya”, ucap beliau.
Ka. BKD yang didampingi Ka. Bidang Pengadaan Mutasi Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai, Darwin Berutu, SH, MM, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa Uji Kompetensi dengan CAT System ini berupa tes kemampuan dasar yang terbagi kepada Tes Intelejensia Umum, Tes Wawasan Kebangsaan dan Tes Karakteristik Pribadi. “Para peserta yang hadir saat ini juga telah melewati tes tertulis yang dilaksanakan minggu lalu dan mereka adalah peserta gelombang I. Untuk gelombang kedua akan dilaksanakan pada akhir bulan depan”, jelasnya mengakhiri. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)
