Berita
22 Maret 2017

KEMENTERIAN PARIWISATA UNDANG BUPATI REMIGO PADA LAUNCHING CALENDAR EVENT PARIWISATA DANAU TOBA 2017

PESTA OANG-OANG PAKPAK BHARAT MASUK EVENT PARIWISATA NASIONAL

Rangkaian pesta adat dan budaya Pakpak Bharat yang dikenal dengan Pesta Oang-oang diikutsertakan sebagai salah satu event dalam Kalender Pariwisata Danau Toba 2017 yang merupakan satu dari 10 Destinasi Wisata Nasional. Peluncuran secara resmi dalam gelaran acara Launching Calendar Event Pariwisata Danau Toba 2017 dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jl. Medan Merdeka Barat no. 17, Jakarta pada Senin malam (20/03) dengan mengundang Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, dan 7 Kepala Daerah sekawasan Danau Toba.

Launching yang ditandai dengan pemukulan instrumen Tagading dilakukan oleh Menteri Pariwisata, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc bersama Wakil Gubernur Sumut, Brigjen TNI (Purn) Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung, SH, MH, para Kepala Daerah sekawasan Danau Toba, dan Direktur Utama BODT (Badan Otorita Danau Toba) Arie Prasetyo. Pesta Oang-oang turut diperkenalkan bersama 16 event lainnya yang dilaksanakan di 8 Kabupaten, yaitu Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Samosir dan Humbang Hasundutan tersebut mulai bulan Mei sampai dengan Desember 2017. Pesta Oang-oang sendiri direncanakan pada tanggal 6-7 September 2017.

Saat dikonfirmasi di sela-sela acara, Bupati Remigo sangat mengapresiasi pihak Kementerian Pariwisata yang melibatkan Kabupaten Pakpak Bharat dalam kegiatan pariwisata di Danau Toba, terkhusus dengan memasukkan Pesta Oang-oang dalam Calendar Event. “Secara geografis Kabupaten Pakpak Bharat memang tidak bersentuhan langsung dengan Danau Toba, tetapi pihak BODT dan Kementerian Pariwisata mengakui keberadaan wilayah Pakpak Bharat sebagai sumber penyedia air di Danau Toba serta bagian koridor ekosistem danau tersebut”, tuturnya.

Bagi Bupati, kemasan Pesta Oang-oang yang merupakan Pesta Rakyat dengan nuansa adat dan budaya Pakpak yang kental, akan di-upgrade lebih menarik lagi sehingga event ini tidak hanya berkelas nasional tetapi bahkan internasional. “Walaupun nantinya berkelas internasional, konteks utamanya adalah cultural event menjadi ciri yang tidak bisa diganggu karena itulah value sebenarnya di dalam industri pariwisata”, jelas beliau lebih lanjut.

Bupati Remigo berharap dukungan terhadap aksesibilitas dan amenitas dapat dilakukan percepatan karena para wisatawan sebagai target pasar jelas-jelas mendambakan layanan terbaik. “Sebagaimana dipesankan oleh Pak Menteri, koordinasi antar stake holder, termasuk pihak yang akan berinvestasi untuk capaian Integrated Tourism Master Plan serta KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pariwisata dapat segera terimplementasi”, tambahnya.

Dalam acara ini Bupati Remigo juga turut menyerahkan cendera mata Oles Pakpak kepada perwakilan pihak investor, yang diterima oleh Direktur Utama Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said dengan disaksikan oleh Menteri dan Wagubsu. Rangkaian acara juga diisi beragam hiburan bernuansa Sumatera Utara, termasuk penampilan Vicky Sianipar bersama para pemenang Toba Dream Vocal Contest Season 9. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)