Berita
15 September 2014

Tingkat Kehadiran Pegawai Dilingkungan Pemkab Pakpak Bharat Mulai Normal

Menindaklanjuti arahan Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu,MBA, Wabup Ir.H. Maju Ilyas Padang dengan didampingi Sekretaris Daerah Drs. Holler Sinamo, MM., Asisten Pemerintahan Sahat Banurea, S.Sos,M.Si, Asisten Administrasi dan Pembangunan Ir. Sustra Ginting,M.Si,  Ka. BKD dan Diklat, Jalil Angkat, SH,  Inspektur Kabupaten, dan beberapa pimpinan SKPD melakukan inspeksi mendadak (sidak) usai apel gabungan yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan. Sidak dilakukan di beberapa Instansi Pemerintah usai liburan panjang Idul Fitri 1435 H, Senin (4/8).

Dinas Kehutanan, LH dan Pertambangan merupakan tempat pertama yang disidak  Wabup bersama rombongan. Saat Wabup dan rombongan masuk, para pegawai yang sedang memulai pekerjaannya sempat kaget. Wabup pun kemudian menyalami satu persatu para PNS tersebut.

Wabup menegaskan akan menindak tegas pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat yang melakukan pelanggaran disiplin karena tidak masuk kerja di hari pertama setelah libur lebaran. “ Hal ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab para pegawai sebagai abdi negara,” katanya. Tidak hanya disiplin, Wabup juga memberikan motivasi kepada para PNS untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Terdata di Dishut,LH dan Pertambangan tingkat kehadiran pegawai mencapai  99 persen. “Pegawai hampir 100 persen masuk, insyaallah pelayanan terhadap masyarakat tidak akan terganggu,”tuturnya.

Sidak berlanjut ke Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Prindagkop, BP4K, Rumah Sakit Umum Daerah Salak dan berakhir di kecamatan Salak.

Kabag Humas Setda, Kastro Manik,S.Sos yang juga ikut mendampingi Wabup mengatakan dari hasil sidak tersebut, secara keseluruhan tingkat kehadiran pegawai usai libur panjang Idul Fitri 1435 H mencapai 97 persen. Dikatakannya, pelayanan telah kembali normal, meskipun masih ada pegawai dan honorer yang belum masuk. ” Meraka belum masuk ini bukan karena bolos tapi karena mereka ada halangan, seperti sakit dan lain-lain,”jelasnya mengakhiri pembicaraan.